up home page --> Add to Technorati favourites bottom

Budaya : Menuju “Kesetaraan Jender”

Tulisan ini dibuat sebagai bahan pendukung aja untuk Mukadimah : Lingkaran Sebuah "Kesetaraan Jender" yang tujuannya cuma untuk membuktikan kalau sekarang dah hampir ga ada lagi perbedaan antara laki-laki dan perempuan di Indonesia khususnya.

Mungkin memang agak sempit kalau kita membahas suatu budaya hanya berdasarkan cara berpakaian atau cara kita mengelola kesenian. Namun harus juga diakui kedua hal diatas hampir menggabarkan seluruh aspek dari budaya.

Kalau kita melihat dari sisi Islam sudah tentu kita akan terbentur oleh hukum hijab bagi perempuan. Banyak manfaat dari digunakannya hijab sebagai pelindung diri bagi perempuan. Penghormatan dari laki-laki, terhindar dari fitnah, terhindar dari pelecahan seksual, terhindar dari kriminalitas, terhindar dari dosa, banyak lah. Tapi harus diakui juga ini sangat diabaikan oleh perempuan.

Dari kesenian juga demikian perempuan hampir seluruhnya mengabaikan masalah hijab, boleh dilihat dari banyaknya media-media yang memajang wanita dengan pakaian di bawah standar, musik dan film yang memajang adegan seks baik hanya secuil maupun vulgar.

Padahal kalau dilihat dari data statistik kriminalitas, komposisi terbesar diberikan saat seorang perempuan berada di perjalan, dan tempat umum. Hal ini tidak menutup kemungkinan berkaitan dengan cara berpakaian dan penampakan ‘perhiasan’ yang seronok.

Sumber : Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan



Comments

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Sorry, the comment form is closed at this time.