up home page --> Add to Technorati favourites bottom

Mbak yang duduk di pojokan…

How a wonderful day, sampai di stasiun Citayam pas 5 menit sebelum Pakuan Express datang. Habis beli karcis terus cari posisi masuk gerbong yang pas, tidak lama kemudian datang deh KRL Pakuan.

Setelah masuk ke dalam gerbong, dan cari tempat yang enak untuk berdiri. Biasanya ada perempuan yang duduk dipojokan tempat ibu hamil duduk. Jilbab putih dan pakaian panjang didominasi warna putih kembang-kembang berbagai warna, wah sampai hafal. Sayangnya sudah hampir seminggu ini Mbak yang satu ini ga kelihatan.

Mbak ini hampir setiap berangkat kerja, berada satu gerbong dengan saya. Sama-sama naik dari Citayam. Humm, cantik, enak dipandang lah. Kayaknya sih lagi hamil kira-kira 9 bulan lebih, mungkin sudah waktunya bersalin. Atau bahkan sekarang sudah bersalin?

Yang tidak kalah cantik dengan parasnya, Mbak ini, begitu naik ke gerbong dia langsung cari tempat duduk khusus ibu hamil dan orang tua. Habis itu dia langsung baca Quran. Terkadang juga dia nyetel AlQuran Digital yang suaranya diarahkan ke perutnya. Mungkin ini saran dari dokternya agar si bayi memiliki tingkat kecerdasan spritual, intelektual dan emosional seperti apa yang dikatakan dokter-dokter sekarang. Kadang juga dia terlihat membaca buku-buku agama. Bisa dibilang beda-lah dengan Mbak-Mbak yang duduk disamping-sampingnya walaupun sama-sama sedang hamil.

Humm, kalo ga salah 5 atau 7 bulan lalu dia ga begitu deh. Asli saya dulu risih melihat dia. Kalau berdiri dekatnya berarti saya harus mengalami siksaan pegel di leher gara-gara takut nengok ke arahnya. Bukan apa-apa, cuma saya takut ketagihan saja. Berangkat kerja dengan berpakaian mini dan hampir menampakkan seluruh ‘bawaan’nya. Saya khan laki-laki biasa (jiiiiiieee sambil kedip-kedip).

Sekarang perubahanya sangat jauh dari yang dulu, dari mulai apa yang dibaca, apa yang didengar, apa yang dipakai dan apa yang di katakan.

Alhamdulllah, memang hidayah hanya Allah yang menentukan hanya dalam waktu singkat banyak perubahan yang Mbak itu lakukan. Padahal ada loh yang tiap hari dengerin nasihat belum tentu 5 atau 7 tahun berubah. Jangan mau kalah yuk.

Tambahan bacaan :



1 Comment »

The URI to TrackBack this entry is: http://baiturrahmah.blogsome.com/2006/12/05/mbak-yang-duduk-di-pojokan/trackback/

  1. Iya ya akh..
    emang seneng banget kalo kita bisa ngeliat orang lain bisa berubah. berubah menjadi lebih baik pastinya.
    dan Allah banyak menebar hikmahnya di luar sana. bahkan didalam kereta sekalipun
    keep looking for other hikmah ok!! ntar bagi2 ke saya :)

    Comment by jundihasan — 8 December 2006 @ 9:56 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>