up home page --> Add to Technorati favourites bottom

Menikmati hidup dengan kartu kredit

Aduh... saya lupa ambil gambar ini dari mana..Banyak-lah alasan orang untuk punya kartu kredit. Untuk jaga-jaga-lah, biar ga bawa uang banyak-lah, untuk gaya, sampai yang memang bener-bener butuh.

Ada temen, Cahyo, pernah nanya, "Tahu ga kenapa jembatan penyebrangan itu ga laku, jarang yang mo lewat?".

Jawabannya, "Karena orang harus naik tangga dulu untuk menyebrang jalan baru kemudian turun tangga, orang jadi males nyebrang pakai jembatan penyebrangan dah kebayang capek duluan naik tangganya. Coba kalo jembatan penyebrangannya bawah tanah, mungkin akan banyak orang yang pakai soalnya ga kebayang capeknya, turun tangga dulu walaupun nantinya tetap aja naik tangga juga".

Analogi ini bisa dipakai untuk menggambarkan para pengguna uang cash atau kartu debet dengan para pengguna kartu kredit. Kenapa kartu kredit laku keras? Karena orang tidak dipaksa mengeluarkan uang saat ini, walaupun nantinya ia tetap harus bayar. 

Yang jadi masalah adalah gimana kalo yang menggunakan kartu kredit itu orangnya ‘gatelan‘ pengennya belajaaaa terus. Sampai-sampai ga mikir harus bayarnya pakai apa. Ujung-ujungnya ia terjebak dalam hutang dengan tambahan biaya berupa bunga. Then, gaji bulanan harus kepake untuk bayar….

Kalau ditinjau dari sisi syar’i pada prinsipnya kartu kredit sama saja dengan berhutang untuk melakukan pembayaran sesuatu atau membeli sesuatu. Hutang di perbolehkan dalam islam. Namun jika terdapat tambahan biaya dalam hal pembayaran hutang saat kita telat dalam masa pembayaran maka inilah yang dilarang, ini sama saja dengan riba.

Menimbang manfaat dan mudharatnya mungkin lebih baik sebelum memutuskan, apakah harus menggunakan kartu kredit? Jangan sampai penghasilan habis cuma untuk bayar kartu kredit. Niat hati pengen gaya dan menikmati hidup dengan kartu kredit eh malah jadi ga bisa menikmati penghasilan sendiri.

Menggali lebih dalam :



2 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://baiturrahmah.blogsome.com/2006/12/28/menikmati-hidup-dengan-kartu-kredit/trackback/

  1. he…he…

    Comment by c@hyo — 4 January 2007 @ 2:35 am

  2. ternyata belajar lebih jauh tentang agama bisa sambil nyantai ya…top banget

    Comment by edi — 1 September 2007 @ 1:41 pm

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>