cuma sepersepuluh!
Minggu lalu, ada quisioner yang diminta sekretariat MMQ Ummul Qura’ untuk di isi oleh seluruh mahasiswa angkatan saya. Kebetulan sebagai ketua kelas, saya diberi tugas untuk menyampaikan quisioner, mengumpulkan kembali dan mengembalikan pada sekretariat.
Pertanyaannya, nama, alamat, ttl, telepon, standarlah pokonya. Ga jauh beda sama kalo kita mau bikin akun di bank. Setelah membagikan, giliran saya mengisi quisioner.
Baru setengah lembar quisioner diisi, temen-temen sekelas dah pada ngumpulin lagi ke saya. Mau ga mau saya tunda ngisi yang punya saya. Kemudian saya lihat satu persatu seluruh quisioner yang telah diisi.
Benernya ga ada masalah sih, cuma setiap pas membaca bagian penghasilan, saya langsung… ga tega. Dari semuanya ada sekitar 20an temen yang guru TPQ, TPA, TKI, TKIT dan TK, hampir semuanya berpenghasilan 200rb, 250rb,300rb dan paling tinggi 500rb sebulan!
Saya ga bisa ngebayangin uang itu bisa untuk apa aja dalam sebulan. Memang si mereka rata-rata memang ibu-ibu, tentu mereka sudah ditanggung suaminya. Tapi ada loh yang masih bunjangan. Baik itu akhwat maupun ikhwannya.
Selain rasa syukur yang mereka miliki (dengan tidak mengeluh dengan penghasilan yang mereka terima), saya mendapati lagi ibroh dari mereka. Walaupun penghasilan mereka minim (kemungkinan hanya sepersepuluh sampai seperduapuluh dari pegawai negeri golongan III) mereka masih memiliki semangat tinggi untuk memperbaiki standar ilmu yang mereka miliki.
Saat selesai menerima semua quisioner yang telah di isi, kembali saya lanjutkan mengisi quisioner yang saya miliki. Namun saat pertanyaan jumlah pendapatan per bulan… [saya lihat beberapa teman yang berprofesi menjadi guru TPA…] saya ga tega ngisinya…
Tambahan bacaan :
- Adab Bagi Pendidik dan Penuntut Ilmu
- Apa pekerjaan yang diperbolehkan bagi perempuan muslimah yang mana ia bisa bekerja di dalamnya
- Hukum bekerjanya seorang wanita dan lapangan pekerjaan yang diperbolehkan bagi seorang wanita
Comments »
The URI to TrackBack this entry is: http://baiturrahmah.blogsome.com/2007/02/19/cuma-sepersepuluh/trackback/
No comments yet.
RSS feed for comments on this post.
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>









