up home page --> Add to Technorati favourites bottom

Plane Accident Syndrom

Hehe.. lagi-lagi ngasal bikin istilah sendiri. Kalo dicari kayaknya sih belum ada istilah  plane accident syndrom di buku psikologi. Memang sih, itu saya yang ngarang sendiri untuk menjelaskan tentang sindrom orang-orang yang jadi takut menggunakan pesawat.

Nah bulan lalu, di kantor, lagi masanya dinas luar untuk implementasi salah satu aplikasi data base berbasis web buatan kantor. Kira-kira hampir 90% ibu kota propinsi dan bebarapa daerah tingkat II yang akan di datengin. Melihat dan mendengar berita akhir-akhir ini jadi lumayan banyak yang mikir untuk mengundurkan diri untuk melaksanakan tugas. Alasannya ya, pesawatnya ini ga save, maskapai ini ga aman, orang maskapai yang paling… aja ga save.  Ada ga yang bisa jamin keamanan saya… kalo saya celaka gimana… tempat tujuan saya khan  harus  pakai pesawat kecil…  dan berbagai macam alasan yang intinya jadi takut untuk pergi.

Jadi mikir, masak sih masih ga percaya juga sama takdir yang sudah Allah gariskan untuk kita. Kalau memang Allah sudah menggariskan kita mati saat kecelakaan pesawat, ya pasti ga akan ada yang bisa menolak. Atau biar pun kita mengalami kecelakaan pesawat 100 kali tapi Allah tidak mentakdirkan kita mati saat kecelakaan itu, tentulah kita tidak akan mati.

Jadi mikir juga, kenapa banyak orang lupa, ada cara yang dapat menolak takdir, yaitu doa. Doa mampu menolak takdir Allah, berdasarkan hadits dari Salman Al-Farisi Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Tidak ada yang mampu menolak takdir kecuali doa". [Sunan At-Tirmidzi, bab Qadar 8/305-306]

Syaikh Al-Mubarak Furi berkata bahwa yang dimaksud adalah, takdir yang tergantung pada doa dan berdoa bisa menjadi sebab tertolaknya takdir karena takdir tidak bertolak belakang dengan masalah sebab akibat, boleh jadi terjadinya sesuatu menjadi penyebab terjadi atau tidaknya sesuatu yang lain termasuk takdir. Suatu contoh berdoa agar terhindar dari musibah, keduanya adalah takdir Allah. Boleh jadi seseorang ditakdirkan tidak berdoa sehingga terkena musibah dan seandainya dia berdoa, mungkin tidak terkena musibah, sehingga doa ibarat tameng dan musibah laksana panah. [Mura’atul Mafatih 7/354-355].

Tambahan Bacaan : 



Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://baiturrahmah.blogsome.com/2007/04/11/plane-accident-syndrome/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>