<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: 10 Pembatal Keislaman</title>
	<link>http://baiturrahmah.blogsome.com/2007/05/14/10-pembatal-keislaman/</link>
	<description>Just Another Way to Learn Islam on Weblog</description>
	<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 10:32:19 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: Administrator</title>
		<link>http://baiturrahmah.blogsome.com/2007/05/14/10-pembatal-keislaman/#comment-154</link>
		<pubDate>Wed, 23 May 2007 09:39:04 +0100</pubDate>
		<guid>http://baiturrahmah.blogsome.com/2007/05/14/10-pembatal-keislaman/#comment-154</guid>
					<description>Iya, apa yang ditampilkan adalah hanya dalil dari judulnya. Sayangnya saya tidak memberikan penjelasanrincinya. Maklum keterbatasan manusia.

Tapi khusus untuk nomer tiga, maksudnya adalah [silahkan lihat bukunya untuk meyakinkan kebenarannya] orang yang tidak mengkafirkan orang kafir, baik ia yahudi, nashrani, majusi, orang-orang musyrik atau orang-orang atheis atau selain itu atau ia meragukan kekufuran mereka atau ia membenarkan mazhab mereka, maka ia telah kafir.

Yang demikian itu karena Allah telah mengkafirkan mereka sedangkan ia (orang yang tidak mengkafirkan orang kafir) menyelisi Allah dan Rasul-Nya dengan tidak mau mengkafirkan mereka atau meragukan kekufuran mereka atau ia membenarkan mazhab mereka sedangkan kekufuran mereka telah menentang Allah.

Kira-kira seperti itu Mas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Iya, apa yang ditampilkan adalah hanya dalil dari judulnya. Sayangnya saya tidak memberikan penjelasanrincinya. Maklum keterbatasan manusia.</p>
	<p>Tapi khusus untuk nomer tiga, maksudnya adalah [silahkan lihat bukunya untuk meyakinkan kebenarannya] orang yang tidak mengkafirkan orang kafir, baik ia yahudi, nashrani, majusi, orang-orang musyrik atau orang-orang atheis atau selain itu atau ia meragukan kekufuran mereka atau ia membenarkan mazhab mereka, maka ia telah kafir.</p>
	<p>Yang demikian itu karena Allah telah mengkafirkan mereka sedangkan ia (orang yang tidak mengkafirkan orang kafir) menyelisi Allah dan Rasul-Nya dengan tidak mau mengkafirkan mereka atau meragukan kekufuran mereka atau ia membenarkan mazhab mereka sedangkan kekufuran mereka telah menentang Allah.</p>
	<p>Kira-kira seperti itu Mas.</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Agam</title>
		<link>http://baiturrahmah.blogsome.com/2007/05/14/10-pembatal-keislaman/#comment-153</link>
		<pubDate>Sun, 20 May 2007 07:25:41 +0100</pubDate>
		<guid>http://baiturrahmah.blogsome.com/2007/05/14/10-pembatal-keislaman/#comment-153</guid>
					<description>&lt;blockquote&gt;Ketiga, Orang yang tidak mengkafirkan orang kafir&lt;/blockquote&gt;
saya ayat dibawahnya koq gak nyambung ama judulnya.
Ayat itu bukan menerangkan tidak boleh mengkafirkan orang kafir. Tetapi perintah agar masuk Islam secara kafah. Tidak setengah2. Dalam artian tidak hanya memakai Al-Quran tapi juga hadis sebagai panduan beragama.
Saya juga sudah pernah mengikuti kajian tentang buku ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<blockquote><p>Ketiga, Orang yang tidak mengkafirkan orang kafir</p></blockquote>
	<p>saya ayat dibawahnya koq gak nyambung ama judulnya.<br />
Ayat itu bukan menerangkan tidak boleh mengkafirkan orang kafir. Tetapi perintah agar masuk Islam secara kafah. Tidak setengah2. Dalam artian tidak hanya memakai Al-Quran tapi juga hadis sebagai panduan beragama.<br />
Saya juga sudah pernah mengikuti kajian tentang buku ini.</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
