up home page --> Add to Technorati favourites bottom

Ushulussunnah Point ke 44

Download  Filenya disini–>


   

Imam Ahmad berkata:
Barangsiapa yang mencela seseorang dari para sahabat Rasulullah sholallahu’alaihi wassallam atau membencinya dengan satu kejadian yang terjadi dari sahabat tersebut atau dia menyebutkan kejelekan-kejelekannya, maka ia seorang ahli bid’ah.
Sehingga ia memohonkan/mendoakan rahmat kepada mereka (para sahabat) semua sehingga hati mereka (para pembenci sahabat) selamat dan tidak mencela dan membenci sahabat.

Hal ini didasari atas:
[Qs. At-Taubah : 117]
”Sesungguhnya Allah telah menerima taubat Nabi, orang-orang muhajirin dan orang-orang anshar yang mengikuti Nabi dalam masa kesulitan, setelah hati segolongan dari mereka hampir berpaling, kemudian Allah menerima taubat mereka itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada mereka”

[HR. Muslim 2541]
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam memperingatkan umatnya dari mencerca sahabat dalam sabdanya : “Janganlah kalian sekali-kali mencerca sahabatku, jika seandainya ada diantara kalian menginfakkan emas sebesar gunung uhud, tidak akan mampu mencapai satu mud yang mereka infakkan, bahkan tidak pula setengahnya.”

Apabila engkau mengetahui yang demikian, kesesatan para rafidhah karena mereka mencela para sahabat disebabkan hati mereka penuh kebencian dan kedengkian.

Imam Syafi’i mengatakan tentang rafidhah : ”Aku tidak pernah melihat seorang pun dari ahli bid’ah yang lebih pembohong di dalam pengakuannya dan dalam saksi palsunya selain dari rafidhah” (al Ibaanatul Kubra 2/545 oleh Ibnu Baththah)[1]

Terdapat kesamaan antara yahudi dengan syiah:

–    [yahudi] Kerajaan itu tidak patut diberikan kecuali pada Daud. [syiah] Khilafah tidak berhak dipegang kecuali keluarga Ali.

–       [yahudi] Tidak ada jihad fii sabilillah sampai keluarnya Dajjal atau Isa. [syiah] Tidak ada jihad fii sabilillah kecuali keluarnya Imam Mahdi.

–       [yahudi] Mengakhirkan sholat Maghrib sampai keluar bintang. [syiah] Begitu pula syiah.

–       [yahudi] Jika menghadap kiblat mereka memiringkan sedikit. [syiah] Begitu pula syiah.

–       [yahudi] Isbal (memanjangkan pakaian). [syiah] Begitu pula syiah.

–       [yahudi] Merubah Taurat. [syiah] Merubah Qur’an. Mereka berpendapat Qur’an yang sudah ada tidak sempurna, kemudian mereka menambah-nambah isinya hingga banyakanya lebih dari 3x Qur’an saat ini.

–       [yahudi] Tidak ada masa iddah untuk wanita. [syiah] Begitu pula syiah, bahkan memperbolehkan nikah muth’ah.

–  [yahudi] Membenci Jibril dan mengatakan musuh kami dari golongan malaikat, karena menurunkan wahyu kepada bani Ismail dan bukan dari bani Israil. [syiah] Membenci Jibril karena menurunkan wahyu kepada Rasulullah dan bukan kepada Ali.

Terdapat perbedaan antara yahudi, nashrani dan syiah:

–  Jika yahudi ditanya, ”Siapa yang paling baik dari agama kalian?” Mereka akan menjawab, ”Sahabat- sahabat Musa”. Jika syiah ditanya,  ”Siapa yang paling buruk dari agama kalian?”, mereka menjawab, ”Sahabat Muhammad”.

–       Jika nashrani ditanya, ” Siapa yang paling baik dari agama kalian?”, mereka menjawab, ”Sahabat setia Isa”. Jika syiah ditanya, ”Siapa yang paling buruk dari agama kalian?”, mereka menjawab, ”Sahabat setia Muhammad”.

 



[1] Sikap Salafush Shalih terhadap Syi’ah Rafidhah

Berikut sikap para salafush shalih dan ulama dalam rangka menghancurkan keyakinan dan perbuatan syi’ah rafidhah dan peringatan mereka kepada umat Islam tentang kejahatan rafidhah :

1. Ali bin Abi Thalib radhiyallaHu ‘anHu berkata,

“Tidak seorang pun yang melebihkan aku dari dua orang Syaikh (Abu Bakar dan Umar) melainkan akan aku dera dia dengan dera sebagai pembohong” (Kitab as Sunnah 2/562 karya Abdullah bin Ahmad)

2. Sufyan ats Tsauri rahimahullah pernah ditanya oleh seseorang laki-laki tentang orang yang mencaci-maki Abu Bakar dan Umar, lalu beliau menjawab,

“Orang itu telah kafir kepada Allah Yang Maha Besar” (Siyar A’laamin Nuballa’ 7/253 oleh Imam adz Dzahabi)

3. Imam Malik rahimahullah pernah ditanya tentang rafidhah. Jawab beliau,

 

“Janganlah engkau berkata-kata dengan mereka dan jangan engkau meriwayatkan dari mereka karena mereka sesungguhnya pembohong” (Minhaajus Sunnah 1/161 oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah)

4. Imam Ibnu Katsir membawakan perkataan Imam Malik ketika menafsirkan QS. Al Fath ayat 29 tentang kemarahan orang-orang kuffar kepada Sahabat,

“Bahwa barangsiapa yang marah kepada para Sahabat maka dia kafir berdasarkan ayat ini” (Tafsir Ibni Katsir)

5. Imam asy Syafi’i rahimahullah berkata,

“Aku tidak pernah melihat seorang pun dari ahli bid’ah yang lebih pembohong di dalam pengakuannya dan dalam saksi palsunya selain dari rafidhah” (al Ibaanatul Kubra 2/545 oleh Ibnu Baththah)

6. Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah pernah ditanya oleh anaknya, Abdullah bin Ahmad, tentang orang yang mencaci maki Abu Bakar, Umar dan ‘Aisyah, lalu beliau menjawab,

“Menurutku dia tidak berada di dalam Islam” (as Sunnah 1/493 oleh al Khallal)

7. Imam al Bukhari rahimahullah berkata,

“Aku tidak peduli (sama saja bagiku) apakah aku shalat di belakang seorang jahmiyah dan seorang rafidhah atau aku shalat di belakang yahudi dan Nashara. Jangan memberi salam kepada mereka dan jangan menjenguk mereka dan jangan saling menikahi mereka dan jangan menghadiri (jenazah) mereka, dan jangan dimakan sembelihan mereka” (Khalqu Af’aalil ‘Ibaad hal. 25)

Maksud ucapan Imam al Bukhari adalah kesamaan antara jahmiyah dan rafidhah dengan yahudi dan nashara.

8. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata dalam kitabnya Minhaajus Sunnah 1/160, suatu kitab yang beliau tulis khusus untuk menghancurkan keyakinan dan perbuatan rafidhah,

“Allah mengetahui dan cukuplah Allah Yang Maha Mengetahui, tidak ada dari seluruh firqah yang menasabkan kepada Islam bersama bid’ah dan kesesatan yang lebih buruk dari mereka (rafidhah).

Tidak ada yang lebih bodoh, lebih pembohong, lebih zhalim, lebih dekat kepada kekufuran dan kefasikan dan kemaksiatan dan lebih jauh dari hakikat-hakikat iman selain dari mereka (rafidhah)”



Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://baiturrahmah.blogsome.com/2007/08/30/point-ke-44/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>